Bisnis

Reta Consulting Tawarkan Strategi Pemasaran dengan Pendekatan Psikologi Manusia

Ternyata menerapkan strategi pemasaran dan penjualan untuk memenangi kompetisi pasar yang ketat tidak cukup hanya dengan berbekal angka angka statistik dan dengan dukungan biaya promosi yang besar. Ada metode pendekatan baru yang kini ditawarkan yakni melalui pendekatan terhadap psikologi manusia, atau disebut dengan istilahdisebut Economic Psychology Approach (EPA). Pendekatan baru ini sudah diaplikasikan oleh sejumlah perusahaan yang bergerak di beberapa sektor industri seperti FMCG, telko dan kosmetik dan terbukti mampu mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan.

Pendekatan EPA ini kini agresif diperkenalkan oleh perusahaan konsultan bisnisPT Reta Consulting Indonesia (Reta). Reta Consulting membagikan metode pendekatan baru strategi marketing dan sales ini di sebuah sesi business sharing bertajuk 'Delivering The Right Execution Strategy in Disruption Era with Economic Psychology Approach (EPA)' di CoHive 101, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (9/7/2019). Presiden Direktur Reta Joedi Wisoeda menyebutkan, dengan pendekatan EPA, pihaknya bisa memberikan solusi kepada perusahaan klien strategi eksekusi yang akurat dan relevan untuk berbagai macam tantangan bisnis yang dihadapi dengan menggunakan absis metodologi EPA. Joedi menyatakan, eksekusi solusi yang diberikan ke klien melalui metode pendekatan EPA ini didukung tim profesional yang berpengalaman di berbagai sektor industri dan teknologi yang memungkinkan klien untuk melihat kondisi pasar secara real time melalui sebuah dasbor yang bisa memberikan update rekomendasi secara berkala kepada klien agar bisa segera dilakukan action eksekusi nya.

Salah satu ahli di Reta dengan pendekatan EPA adalah Rahmat Hidayat Ph.D. Rahmat menyatakan, metodologi EPA memiliki kelebihan bisa membantu klien dalam menciptakan keakuratan keputusan bisnis. EPA dapat mengidentifikasi secara akurat sumber permasalahan (what factor) dan kenapa masalah tersebut bisa terjadi (why factor). "Hal ini dimungkinkan karena EPA meneliti motif ekonomi serta psikologi dari pelaku bisnis," ungkap Rahmat.

Reta menawarkan 4 layanan solusi bisnis berbasiskan EPA, masing masing adalah Reta Consulting, Reta Research, Reta Marketplace dan Reta Learning. Reta juga memiliki Reta Credit (uang digital) yang hanya dapat digunakan pada website Reta Marketplace untuk membeli data ekonomi dan psikologi market seperti retailer, konsumen, dan lain lain. Joedi Wisoeda menjelaskan, pihaknya berkecimpung memberikan advis ke klien di berbagai sektor industri dengan pendekatan EPA ini sejak hampir 2 tahun terakhir. Klien klien yang ditangani antara lain operator di industri telko, kosmetik, consumer electronics sampai perusahaan di bisnis pembayaran digital.

Ahli EPA di Reta lainnya,Ahmad Yuniarto, yang juga mantan chairman di Schlumberger mengatakan, pendekatan EPA pada prinsipnya mengedepankan pemahaman pada psikologi manusia di setiap lini bisnis yang disentuh klien. Dari sana, akan bisa dipotret secara presisi, problem yang muncul dan rekomendasi solusinya. "Kita bawa konsep human centered strategy.Social capital merupakan modal sangat penting untuk masuk menggarap bisnis baru di sebuah daerah. Perusahaan yang punya strategi atau gambaran bukan jaminan bisa sukses masuk karena teritorinya di sana.Masuk ke pasar di sebuah negara, kita juga tidak bisa memandangnya sebagai pasar yang homogen, misalnya di Ghana. Di sana, sukuisme sangat penting," ungkapnya.

Ahmad Yuniarto menambahkan, pihaknya pernah membantu sebuah BUMN masuk ke pasar Irak. Pihaknya membantu klien dengan membuat komitmen dulu dengan sosok informal yang ikut menentukan keputusan pejabat formal di sana. "Saya masuk pasar Aceh, 6 bulan lamanya harus lakukan riset di masyarakat lokal dulu. Dengan pendekatan EPA,Reta mengajak pebisnis memahami faktor manusianya untuk menentukan eksekusi strategi yang paling tepat," tandas Ahmad Yuniarto.

Berita Terkait

Ikuti Tren Kosmetik Korea, Trulum Kenalkan Produk Perawatan Wajah dengan Enzim Alami

Syiran Uchie

Skuter Listrik Grab Wheels Siap Meluncur Di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta

Syiran Uchie

Tiket Kereta Api Tambahan Mudik Lebaran 2019 Dibuka Dini Hari, Server Langsung Down

Syiran Uchie

MUI Tegaskan Seluruh Produk Wajib Berlisensi Halal di Tahun Ini

Syiran Uchie

Harga Emas Antam Turun Rp 1.000 Menjadi Rp 752.000 Per Gram

Syiran Uchie

Bulan Ini Tiket Kereta Bandara Didiskon 57 Persen, Bandara Soetta Bekasi Cuma Rp 50 Ribu

Syiran Uchie

Siang Ini Yuan Melemah 0,07% Terhadap Dolar AS ke Level 7.0389

Syiran Uchie

Astra dan Gojek Dirikan Perusahaan Patungan dan Tambah Investasi 100 Juta Dolar

Syiran Uchie

Ternyata Ini Alasan Citilink Hentikan Sementara 3 Rute Penerbangan di Bandara Kertajati

Syiran Uchie

Jelang Angkutan Lebaran 2019, GMF Pastikan Ketersediaan Suku Cadang Pesawat Aman

Syiran Uchie

Tiga Program penting Angkasa Pura II buat ”Go Global”

Syiran Uchie

Penilaian Ekonom: Target Pertumbuhan Investasi Dua Digit Sulit Tercapai

Syiran Uchie

Leave a Comment