Internasional

Pesawat Siluman AS Bakal Terdeteksi, China Telah Menemukan Teknologinya

China dilaporkan tengah mengembangkan radar super canggih yang bisa mendeteksi pesawat dengan teknologi siluman dari jarak jauh. Pernyataan itu disampaikan ilmuwan dari Akademi Sansi Liu Yongtan dalam wawancara dengan Naval and Merchant Ships seperti diunggah kembali oleh Global Times. Dengan demikian, maka pada masa mendatang diperkirakan pesawat siluman berteknologi buatan Amerika Serikat bakal terdeteksi saat beraksi.

Liu mengatakan, radar permukaan gelombang frekuensi tinggi (HFSWR) itu juga diperlengkapi dengan perlindungan dari rudal anti radiasi yang bisa mendeteksi dan menghancurkan gelombang radio. Pakar yang mendedikasikan hidupnya untuk mempelajari sistem radar itu berkata, radar terbaru itu punya gelombang elektromagnetik berfrekuensi tinggi yang panjang serta jangkauannya lebar. Dilansir SCMP Selasa (11/6/2019), tidak seperti microwave atau sinyal skywave, gelombang permukaan bergerak di sepanjang permukaan bola Bumi ini.

"Sistem terbaru ini bisa mendeteksi obyek baik laut maupun udara dari jarak ratusan kilometer. Membantu China mengembangkan sistem peringatan dini dan pertahanan," ujarnya. Ilmuwan 83 tahun itu menjelaskan, teknologi itu juga bisa mendeteksi pesawat siluman yang menggunakan material khusus untuk membantu mereka "tidak kelihatan". Material itu, kata Liu, memang membantu mereka untuk lolos dari deteksi gelombang mikro. Namun, tak bakal berbuat banyak terhadap gelombang permukaan berfrekuensi tinggi.

Kini, tantangan yang dihadapi Liu serta timnya dalam menerapkan radar dengan teknologi gelombang frekuensi tinggi itu adalah hilang sinyal hingga gangguan suara. Menurut komentator militer Shi Lao, Liu harus bisa mengatasinya karena jika sukses, radar tersebut bisa melindungi garis pantai hingga 400 kilometer. Selain itu, teknologi ini juga bisa digunakan bersama radar skywave yang biasanya memiliki jangkauan pemantauan lebih panjang, hingga 1.000 kilometer.

"HFSWR bisa bekerja selama 24 jam di segala cuaca. Cara itu tentu lebih murah jika harus menggunakan pesawat pengintai peringatan dini," beber Shi. Dia menjelaskan, sistem itu bisa dikerahkan secepat mungkin dengan mobilitas tinggi di kendaraan. Bahkan di masa depan, tidak menutup kemungkinan dipasang di kapal perang. (Ardi Priyatno Utomo)

Berita Terkait

Hari Kedua KTT G20, Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Sejumlah Pemimpin Negara

Syiran Uchie

Kini wajib Diet Karena Tak Bisa Jilati Tubuh Sendiri 5 Kg Viral Kucing Tergemuk Berbobot 9

Syiran Uchie

8 Miliar Yen Kerugian Capai 114 Warga Jepang Tak Lapor Pajak Warisan

Syiran Uchie

Kang Daniel Ucapkan Terima Kasih ke Para Penggemar Saat Siapkan Debut Solo

Syiran Uchie

Hasil Tes Uji Corona Presiden Donald Trump Negatif

Syiran Uchie

Anaknya Gagal di Pemilihan Ketua Kelas, Ibu Ini Lapor ke Kementerian Pendidikan

Syiran Uchie

Viral Wanita Hamil Palsu Setelah Diperiksa Polisi Isinya Bukan Janin tapi Barang Ini Populer

Syiran Uchie

10 Ucapan Sambut Hari Perempuan Internasional Update Status Whatsapp Instagram Facebook Dan Twitter

Syiran Uchie

Bertepatan Hari Ayah, Pangeran Harry Akhirnya Unggah Foto Wajah Baby Archie untuk Pertama Kalinya

Syiran Uchie

Menteri Kehakiman Jepang akan Buat UU Anti Berkendaraan Zig-zag

Syiran Uchie

Kakek di Jepang Tak Ditahan Usai Menabrak 2 Orang Hingga Tewas Siapa Orang Kuat di Baliknya

Syiran Uchie

Bibit Blueberry dari Jepang akan Dikirimkan ke Indonesia 5 Desember 2019

Syiran Uchie

Leave a Comment