Travel

Permintaan Penumpang yang Buat Pramugari Merasa Ngeri dan Jijik

Memang menjadi kewajiban pramugari untuk melayani penumpang selama berada di dalam penerbangan. Tidak sedikit permintaan penumpang yang membuat pramugari merasa ngeri dan jijik. Mengutip laman Businness Insider, Senin (23/9/2019), seorang pramugari, Jamila Hardwick mengungkapkan kepada Inside Edition tentang apa yang membuat pramugari merasa ngeri dan jijik.

Permintaan penumpang itulah yang membuat pramugari merasa ngeri dan jijik. Hardwick mengungkapkan satu permintaan penumpang yang membuat pramugari merasa ngeri dan jijik selama penerbangan berlangsung yakni permintaan terhadap minuman teh dan kopiserta memesan minuman soda. Satu alasan kenapa minuman teh, kopi dan soda yang dipesan penumpang membuat pramugari merasa ngeri dan jijik tidak lain karena pipa air panas di pesawat tidak dibersihkan secara teratur.

"Soal kopi dan teh, pipa pipa jarang dibersihkan," kata Hardwick. Seorang pramugari lainnya juga mengatakan jika pramugari sendiri tidak akan minum air panas di pesawat. "Pramugari tidak akan minum air panas di pesawat. Mereka tidak akan minum kopi dan teh," kata seorang pramugari di tahun 2017.

Dari informasi yang didapat, maskapai penerbangan hanya diminta untuk membersihkan tangki air empat kali setahun. Sebuah studi baru dari Hunter College bahkan mengatakan sebagian besar maskapai penerbangan utama tidak memiliki air yang melewati peraturan federal untuk "air yang relatif aman dan bersih". Studi Badan Perlindungan Lingkungan lain mengatakan satu dari delapan pesawat tidak memenuhi standar keamanan air.

Air dinyatakan bersih dan aman untuk diminum ketika memperoleh skor minimal tiga dari Peraturan Air Minum di Pesawat EPA. Tetapi air di maskapai penerbangan seperti Spirit, JetBlue, United, American, dan Delta hanya memiliki skor di bawah dua dalam Studi Hunter College. Sedangkan minuman soda ternyata menjadi satu permintaan penumpang yang mengganggu pramugari selama penerbangan berlangsung.

Hardwick mengatakan bahwa pramugari merasa terganggu ketika penumpang memesan minuman soda. Menurutnya, ini sangat menganggu karena untuk menuangkan minuman soda itu membutuhkan waktu yang lama terlebih saat pesawat berada di ketinggian. "Saya tidak tahu kandungan apa yang terdapat pada minuman soda dan saat pesawat berada 40.000 kaki di udara," kata Hardwick.

Hardwick juga menjelaskan jika menuangkan satu minuman soda membutuhkan waktu sama seperti menuangkan tiga minuman lainnya. "Pada saat kita menuangkan minuman soda, membutuhkan waktu yang sama dengan menuangkan tiga minuman lainnya," pungkas Hardwick.

Berita Terkait

Ditangkap Polisi Saat Pesawatnya Mendarat, Pramugari yang Diduga Mabuk Ini Akhirnya Dipecat

Syiran Uchie

15 Tempat Wisata yang Rusak dan Ditutup Setelah Viral di Instagram

Syiran Uchie

5 Restoran Mewah di Jakarta Milik Reino Barack, Ada yang Sajikan Makanan Italia hingga Jepang

Syiran Uchie

Cara Membuat Visa Turki Secara Online, Traveler Tak Perlu Antre Lagi

Syiran Uchie

6 Tempat Oleh-oleh Murah di Singapura, Haji Lane Punya Spot Instagramble

Syiran Uchie

Potret Liburan Alexis Sanchez, Striker Manchester United yang Dipinjam Inter Milan

Syiran Uchie

Mengintip Suasana RedQ, Kantor Pusat AirAsia di Malaysia yang Bikin Betah Karyawan

Syiran Uchie

Meguro Parasitological Museum di Tokyo Pamerkan Parasit pada Makhluk Hidup

Syiran Uchie

7 Rekomendasi Kuliner Khas Madura yang Bisa Jadi Menu Buka Puasa

Syiran Uchie

7 Kuliner Murah dan Enak di Pasar Gede Solo yang Harus Kamu Coba, Ada Nasi Liwet hingga Lenjongan

Syiran Uchie

Daftar 82 Negara Bebas Visa untuk Paspor Indonesia, Liburan ke Luar Negeri Makin Mudah

Syiran Uchie

Mengenal Lebih Dekat Stadion Utama Gelora Bung Karno, Lokasi Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

Syiran Uchie

Leave a Comment