Metropolitan

Pedagang Asongan Diduga Rampas Uang dan Telepon Genggam Bermodus Bantu Cari Alamat

Seorang pedagang asongan bernama Saihudin Sahril (31) diduga menjadi pelaku perampokan telepon genggam dan uang korbannya, Hafid (29). Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Rensa Aktadivia mengatakan kronologi perampasan tersebut saat Hafid menanyakan alamat kepada Saihudin Sahril pada Selasa (19/3/2019) dini hari. Awalnya, Hafid yang mengendarai mobil bertanya kepada pelaku yang sedang berjualan di bawah Fly OverTanjungDuren, tepatnya di depan Mal Taman Anggrek tentang alamat menuju Tanjung Priok.

Kala itu, korban hendak ke rumah sakit di kawasan Tanjung Priok untuk menemui kerabatnya yang dirawat di sana.‎ "‎Korban tanya alamat kepada pelaku dan pelaku menawarkan diri untuk mengantarkan korban menuju pintu tol Tanjung Priok," ‎kata Rensa kepada wartawan, Kamis (21/3/2019). Rensa menuturkan, korban yang tak menaruh curiga akhirnya mengajak pelaku naik ke mobilnya.

Korban pun sempat diajak mutar mutar oleh pelaku sebelum akhirnya berhenti di depan pintu tol yang disebut pelaku merupakan arah menuju Tanjung Priok. Korban yang merasa terbantu dengan bantuan pelaku kemudian memberikan uang Rp 50 ribu sebagai ucapan terimakasih. Namun pelaku malah justru marah marah karena dianggap menghinanya.

"Korban pun akhirnya nambahin lagi sampai Rp 300 ribu tapi pelaku juga enggak mau nerima. Katanya itu enggak cukup buat ongkos taksi balik keTanjungDuren," kata Rensa. Rensa menuturkan, pelaku bahkan sempat mengancam korban dengan menongolkan gagang golok yang disembunyikan dari balik jaketnya. "Pelaku itu bawa gagang golok di balik jaketnya. Jadi dia ancam mau ngeluarin golok dan bacok korban kalau enggak ditambahin uangnya," kata Rensa.

Korban yang ketakutan akhirnya harus merelakan uang Rp 300 ribu dan ponselnya raib dirampas pelaku. Rensa menjelaskan Saihudin Sahril telah dibekuk pihaknya beberapa jam kemudian setelah korban membuat laporan. Pelaku diamankan di sebuah lahan kosong di belakang Mal Taman Anggrek.

"Pengakuannya dia baru sekali saja melakukan aksi seperti ini tetapi kami masih mendalami," kata Rensa. Dari tangan pelaku polisi mengamankan uang tunai dan ponsel korban. Sedangkan gagang golok telah dibuangnya ke kali‎. "Pelaku kami kenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan," kata Rensa.

Berita Terkait

Kronologi Penikaman Pria di Ancol, Bermula Dari Pesta Ulang Tahun Hingga Picu Ketersinggungan

Syiran Uchie

Pengendaranya Dikeroyok Mobil Polisi Dilaporkan Kena Amuk Massa di Pasar Minggu

Syiran Uchie

Cemburu & Kebohongan Hotman Paris Singgung Soal Iri Soroti Hidup Jokowi saat Jadi Pengusaha Mebel

Syiran Uchie

Minggu Dini Hari Diprediksi Menjadi Puncak Arus Balik di Kawasan Kalimalang

Syiran Uchie

Ustaz Yusuf Mansyur Ajak Warga Bogor Bersedekah & Memuliakan Anak Yatim

Syiran Uchie

Polri Akan Cek Psikologis dan Urine Polisi yang Tembak Mati Rekannya di Depok

Syiran Uchie

Toko Obat Daftar G Berkedok Kosmetik di Jatinegara Digerebek Polisi

Syiran Uchie

Ahmad Muzani Minta Tambah Kuota Haji Satu Persen Bertemu Raja Arab Saudi

Syiran Uchie

Petugas Upacara Pemakaman Ani Yudhoyono Gelar Gladi Bersih

Syiran Uchie

Sehari Dapat Rp 20 Ribu Semangat Sriyono Jualan Es Tung-tung Keliling Kramat Jati Demi Sekolah Anak

Syiran Uchie

Ganjil Genap Di Jakarta Ditiadakan Selama Libur Lebaran

Syiran Uchie

Ubah Udara Jakarta Seperti Puncak Gunduli Pohon di Monas Anies Disebut PDIP Langgar Janji Kampanye

Syiran Uchie

Leave a Comment