Techno

dari Nonton Tidak ”Gratis” hingga Ditutup di 2020 Fakta-fakta IndoXXI

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan pemblokiran terhadap situs menonton film ilegal, seperti IndoXXI dan lainnya sejak Juli 2019 lalu. Namun, tindakan tegas dari pemerintah ini tidak serta merta membuat platform situs ilegal tersebut langsung lenyap. Sementara itu, IndoXXI sendiri mengumumkan bahwa meraka akan menutup situs tersebut mulai 1 Januari 2020.

Berikut 5 fakta soal IndoXXI: Sejumlah masyarakat terutama pencinta film "gratisan" tentu menunggu nunggu keluaran film terbaru di situs ilegal IndoXXI. Mereka dinilai rela mengantre lebih lama demi dapat menonton film kesukaannya dengan cara "gratis".

Tetapi, tidak semua masyarakat sadar bahwa akses ke situs tersebut tidak sepenuhnya "gratis". Berdasarkan penjelasan dari spesialis keamanan internet dari Vaksin.com, Alfons Tanujaya menyampaikan bahwa penonton akan dipaksa mengklik "tutup" rentetan iklan yang muncul dan menutup layar. Jika iklan tersebut diklik, maka keuntungan akan mengalir ke pemilik situs.

Ketika pengakses situs gratis mengklik iklan tersebut, tidak hanya keuntungan yang didapatkan oleh pemilik situs, melainkan berdampak pada ancaman malware. Jika terkena malware, komputer kita akan digunakan untuk tujuan negatif yang akan memberikan kerugian secara langsung dan tidak langsung. Adapun kerugian yang akan dialami, yakni komputer pengguna menjadi komputer zombie di mana kondisi ini dapat digunakan untuk menambang bitcoin.

Sebab, korbannya akan mengalami kerugian dari aspek listrik dan bandwidth. Sementara, jika sudah terkena malware, jelas datanya akan dienkripsi dan harus membayar uang tebusan jika ingin data tersebut kembali. Kemudian, hadirnya IndoXXI dianggap telah mencederai Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Sebab, produk produk IndoXXI menyediakan layanan hiburan berupa film dan musik ilegal di mana kreator jelas dirugikan. Oleh karena itu, Kemenkominfo menggandeng Direktorat Hak Kekayan Intelktual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, penegak hukum, Asosiasi industri kreatif untuk mengatasi peredaran karya ilegal secara luas. Meski saat ini pemerintah baru menerapkan pemblokiran, namun mereka juga mencari cara untuk memberikan efek jera bagi situs situs streaming film ilegal di masa mendatang.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh YouGov untuk Coalition Againts Piracy (CAP) atau koalisi melawan pembajakan, disebukan bahwa sebanyak 44 persen pengguna berusia 18 24 tahun yang mengakses situs "nakal" ini. Sementara itu, IndoXXI juga merupakan aplikasi paling populer dan digunakan oleh 35 persen perangkat streaming gelap (ISD). Setelah pemblokiran tersebut, pihak IndoXXI mengumumkan akan undur diri menutup layanan mulai 1 Januari 2020.

Adapun pengumuman itu disampaikan pada pop up yang muncul di halaman utama situs tersebut. "Sangat berat, tapi harus dilakukan, terima kasih kepada seluruh penonton setia kami, terhitung sejak 1 januari 2020, kami akan menghentikan penayangan film di website ini". (Sumber: Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi | Editor: Reza Wahyudi, Reska K. Mistanto, Sari Hardiyanto)

Berita Terkait

Facebook Hapus Jutaan Akun Pendukung Presiden Donald Trump

Syiran Uchie

Perkumpulan Penyandang Disabilitas Jateng Apresiasi Inovasi GrabGerak di Semarang

Syiran Uchie

Sebentar Lagi Galaxy M30s dengan Baterai 6000 mAh Hadir di Indonesia

Syiran Uchie

Cek 4 Perbedaan Ponsel Bm Dan Resmi Sebelum Pemerintah Blokir Ponsel Ilegal Lewat Imei Amati Kemasan

Syiran Uchie

Suka Nge Vlog? 3 Mic Eksternal Untuk Smartphone Ini Bantu Rekam Suaramu Dengan Baik

Syiran Uchie

6 Bulan Lagi Handphone Black Market Resmi di Blokir dari Indonesia karena Merugikan Negara

Syiran Uchie

Fitur 3D Scanner yang Bisa Pindai Objek Tiga Dimensi Jadi Daya Tarik Galaxy Note 10

Syiran Uchie

AnabaticTechnologies Luncurkan Digitalexchange.id

Syiran Uchie

Trafik Data Naik 16,3 Persen, Telkomsel Meraup Rezeki dari Pilpres 2019

Syiran Uchie

Setelah Tutup BBM, Blackberry Luncurkan Aplikasi Teranyar BBMe

Syiran Uchie

Vivo Z1 Pro dari Rp 3 Juta 6 Juta Vivo V17 Pro Rp 5 Harga HP Vivo Terbaru Bulan November 2019

Syiran Uchie

Smartbox Besutan Akari Sulap TV Lama Jadi Smart TV

Syiran Uchie

Leave a Comment